Kepulauan Meranti

Tanpa Muscab, DPP Tunjuk Adil Sebagai Ketua DPC PKB

Tanpa Muscab, DPP Tunjuk Adil Sebagai Ketua DPC PKB
H Muhammad Adil SH dan H Asmar ketika menerima SK dari PKB guna mengikuti kontestasi Pilkada Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu.

MERANTI – Secara resmi Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menetapkan bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H M Adil
Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kepulauan Meranti.

Penerapan itu diterbitkan oleh DPP PKB dalam bentuk surat keputusan (SK) yang telah diserahkan melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau, Sabtu (3/4/21) kemarin. Informasi tersebut diakui oleh Sekretaris DPC PKB Kepulauan Meranti, Hafizan Abbas, Minggu (4/4/21) sore.


“SK dari DPP sudah kami jemput dan baru saja kita terima. Karena penyerahan simbolis dilaksanakan kemarin. Kebetulan helat itu mendadak, jadi Pak H Adil tidak bisa hadir langsung karena ada agenda kunjungan kerja yang tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolsek Pimpin Pembagian Masker ke Warga

Menurut Hafizan, SK tersebut dikeluarkan pasca berakhirnya kepengurusan struktur DPC PKB Kepulauan Meranti yang sebelumnya sempat dinakhodai oleh H Zulfin.

“Penunjukan langsung DPP kepada H Adil sebagai ketua. Dan itu amanat dari DPP untuk menggantikan H Zulfin karena masa jabatan pengurus yang lama sudah habis. Selain penunjukan ketua, dalam SK itu juga saya masih tetap selaku sekretaris dan bendahara masih dipercayakan kepada Muhrizal,” ungkap Hafizan.


Dia tidak menyangkal jika tahapan pembentukan kepengurusan yang baru seharusnya harus dinakhodai oleh struktur karateker menjelang musyawarah cabang (Muscab). Namun keputusan DPP final dengan menetapkan pengurus yang baru. “Karena semuanya ada ditangan DPP kita hanya menjalani amanat dari DPP. Termasuk jadwal Muscab,” ujarnya.

Baca Juga :  Jemput Dana Pusat Gesa Pembangunan Bidang Olahraga, Bupati Adil Kunjungi Kemenpora RI

Terkait penunjukan H M Adil sebagai ketua DPC PKB diungkapkan Hafizan, murni keputusan DPP. “Dasar penunjukan Ini murni keputusan DPP. Karena, tentu dianggap layak. Begitu juga saya, berulang kali sebagai sekretaris dan Muhrizal bendahara. Dasar pertimbangannya tentu DPP yang lebih tau. Kalau saya tidak tau,” ujarnya.

Dengan demikian, karena ini sudah menjadi keputusan DPW dan DPP maka tentu wajib dipatuhi dari hulu hingga ke hilir partai. “Dari bawah siapa pun kader harus harus legowo setiap keputusan DPW dan DPD. Itu perinsipnya,” ujar Hafizan.***

Editor     : Dhamean Hasibuan
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: