Pelalawan

Gajah Rusak Kebun Sawit Warga

Gajah Rusak Kebun Sawit Warga
Pohon sawit yang dimakan gajah dan obor warga untuk mengusir kawanan gajah.

PELALAWAN (LENSAPESISIR.COM) – Konflik manusia dengan gajah masih terjadi di Kabupaten Pelalawan. 8 kepala keluarga di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci harus menelan pil pahit. Pohon sawit mereka dimakan gajah.

“Gajah masih ada lagi, banyak sawit masyarakat habis,” kata M Sahir, warga Desa Rantau Baru, Pangkalan Kerinci, Kamis (21/01/2021).


M Saher, mantan kepala desa setempat menyebutkan, bahwa keberadaan hewan belalai panjang yang dilindungi negara itu sudah berminggu-minggu di Desa Rantau Baru.

“Mungkin hampir 3 minggu sudah ada merusak kebun sawit warga,” imbuhnya sambil menyebutkan kawanan bertubuh bonsor itu seberang kampung samping perusahaan perkebunan sawit PT Langgam Inti Hibrindo (PT LIH).

Hewan konservasi itu sebut Saher tidak banyak. Jumlah yang tampak oleh warga ada 2 ekor. “Ada 2 ekor gajah saja,” sambungnya.


Kendati jumlahnya tidak banyak, namun gajah urban ini dengan sesuka hati mencabut pohon sawit dan memakan pucuk sawit warga.

Baca Juga :  Minyak Jelantah Jadi Biodiesel, Baznas Pelalawan Bentuk Bank Jelantah

Beragam upaya warga untuk mengusir gajah dari kebun belum berhasil. “Warga begadang di kebun sawit bang. Pasang obor dan lainnya. Tapi gajah sebentar menghilang lalu datang lagi,” beber Jon, warga setempat.

Jojon berharap ada bantuan bibit sawit, paska dimakan kawanan gajah dari pemerintah.

Sekdes Desa Rantau Baru, Darlis juga membenarkan adanya gajah yang merusak kehun sawit warga. “Sampai baru ada 8 KK yang melapor kebun mereka dirusak gajah. Tapi berapa jumlah yang rusak belum bisa dipastikan, karena warga belum berani menghitung pohon yang rusak, karena khawatir jadi sasaran gajah,” jelas Darlis.

Memang lanjut dia, petugas sudah ada meluncur ke lokasi. Namun, diduga karena kondisi air cukup dalam sehingga masih sulit untuk menggiring gajah keluar dari kebun masyarakat.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan Baznas Diapresiasi

Sebelumnya sambung Sekdes Darlis, kawanan gajah masuk ke Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

“Dari Kuala Terusan masuk kebun warga di Rantau Baru. Mudah-mudahan petugas BKSDA segera berhasil mengusir gajah dari kebun warga. Kalau tidak tentu semakin banyak kerugian,” pungkas Darlis.***

Editor     : Dhamean Hasibuan
Sumber : Amri
author

Redaksi

http://www.tiraipesisir.com

Independent & Demokratis

Follow Me: